Leopard 10.5, Pemutakhiran Mac OS X

Oleh Agus Suryono

SETELAH sempat tertunda peluncurannya, sistem operasi (OS) terbaru hasil karya Apple, yaitu Mac OS X Leopard, akhirnya secara resmi keluar dan mengguncang pasar. Pantas saja bila pengguna peranti keluaran Apple atau yang lebih dikenal sebagai Mac User menunggu kehadirannya dan ingin segera mencicipi kebuasan Leopard.
Leopard telah dibumbui dengan 300 fitur tambahan. Justin Zhang, Manajer OS X Product Marketing Apple Asia Pasifik, menyebutkan produk yang mereka luncurkan itu sebagai pemutakhiran terbaik dari seri Mac OS X. Beberapa di antaranya adalah desktop terbaru dengan fitur-fitur seperti Stacks, Finder, Quick Look, Spaces, dan Time Machine serta fitur yang sangat menakjubkan bernama Screen Sharing.
Maka tidak dipungkiri jika Leopard pun laris manis di pasaran. Betapa tidak, baru dua minggu setelah resmi diluncurkan di California, Amerika Serikat, pihak pembuat mengklaim sudah menjual dua juta kopi.
Bukan Apple jika tidak meluncurkan produk dengan desain yang inovatif. Lihat saja kali ini, desktopnya dilengkapi 3D Dock dengan stacks, yaitu bar serupa panel tembus pandang yang dapat merefleksikan tampilan atau ikon di atasnya layaknya lantai dari cermin. Dengan dock terbaru ini, kita dapat mengatur dokumen dan aplikasi agar dapat diakses dengan mudah hanya dengan sekali klik.
Seperti diungkap dalam situs Apple, Leopard menampilkan cara baru untuk mengakses data dengan lebih mudah. Cover flow merupakan desain terbaru finder agar pengguna bisa mengakses data lebih cepat, baik dalam personal komputer maupun komputer yang terhubung dalam jaringan.
Quick look didesain untuk melihat data tanpa membuka aplikasi. Dengan fasilitas tersebut, kita dapat melihat data berbentuk PDF, memutar musik secara langsung, ataupun melihat foto agar tampak lebih besar pada finder.
Pada komputer yang terhubung dengan jaringan, Leopard memiliki fasilitas yang sangat menakjubkan. Screen sharing adalah fasilitas yang dapat mengakses komputer dalam jaringan, di mana tampilan desktop kita seperti desktop komputer yang sedang diakses. Ibaratnya kita menggunakan monitor sendiri sebagai penampil desktop namun dengan mesin dari komputer lain. Dengan begitu kita dapat melakukan pekerjaan secara bersama-sama, yakni pada satu tampilan desktop, dalam jaringan.
<B>Menembus Waktu<P>
Jika kita merupakan orang yang sibuk dan dibuat pusing dengan pekerjaan yang bertumpuk-tumpuk dan beraneka ragam, janganlah khawatir karena dengan memanfaatkan fitur Spaces kita dapat menata desktop kita.
Dengan fitur tersebut kita dapat memodifikasi desktop sesuai dengan keinginan kita dan menata aplikasi sejenis atau dokumen-dokumen tertentu pada masing-masing dekstop. Dan proses penataannya tidak sulit sama sekali. Hanya dengan <I>drag and drop<P> kita dapat memodifikasi desktop sesuai keinginan dan kebutuhan.
Fitur yang patut diacungi jempol adalah Time Machine. Apple membangun fitur ini dengan beberapa alasan. Fitur ini berfungsi untuk mem-<I>backup<P> data secara otomatis setelah disetel. Dengan Time Machine kita dapat menemukan kembali file yang hilang dan mengembalikannya seperti sedia kala. Kita dapat mencari file dengan berkunjung ke waktu-waktu silam dalam komputer. Dengan Time Machine kita dibuat serasa menembus waktu.
Untuk dapat mencicipi sistem operasi ini, Leopard mensyaratkan spesifikasi komputer Machintos apapun asalkan dilengkapi prosesor Intel maupun PowerPC (PPC) G5 atau G4 minimun 867 MHz dan memerlukan kapasitas memori (RAM) minimun 512 MB. Sementara Leopard Server dapat beroperasi pada komputer dengan memori (RAM) minimum 1 GHz dengan kapasitas hardisk minimal 20 GB.
Sistem operasi versi terbaru itu kini tersedia di seluruh Apple Authorized Reseller dengan harga sekitar Rp 1,9 juta untuk lisensi satu orang pengguna. Sedangkan untuk lisensi lima orang pengguna dalam satu rumah, Apple membanderol Mac OS Leopard Family Pack dengan harga kisaran Rp 2,3 juta.
Harga yang ditawarkan pada versi server untuk pengguna 10 klien sekitar Rp 5,6 juta. Sedangkan untuk penggunaan <I>unlimited client<P> (klien tanpa batas) kita membutuhkan Rp 11,3 juta untuk dapat memilikinya. (45)
http://www.ndokceplok.com

One thought on “Leopard 10.5, Pemutakhiran Mac OS X

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s